Mengenang hari Kartini. Semua dilakukan serentak di seluruh Indonesia khususnya di tempat penulis mencari masa depan dan semua penulis lakukan untuk Bangsa kita tercinta ini dan tak lepas pula untuk diri sendiri tentunya. Kartini merupakan sosok perempuan, sosok Ibu yang berani memperjuangkan hak-hak perempuan dengan membuktikan bahwa perempuan itu tidak hanya bisa dijadikan sebagai orang yang mesti harus tinggal di rumah menyelesaikan urusan rumah tangga, tapi juga mampu berbuat sesuatu seperti layaknya laki-laki. Dengan kegigihannya itu, akhirnya berbuah manis dengan meningkatkan hak-hak perempuan seperti yang kita kenal sekatang ini dengan sebutan "Emansipasi Wanita".
Berbagai macam kegiatan dan perlombaan yang dilakukan sesuai dengan inisiatif dan kreatifitas masing-masing kantor tapi tetap dengan latar belakang yang menonjolkan cita-cita yang ingin diwujudkan oleh Raden Ajeng Kartini. Di tempat saya bekerja, kegiatan yang dilakukan meskipun sederhana tapi memiliki makna yang cukup dalam. Mengapa penulis mengatakan hal demikian? Karena dengan mengenang dan mengingat perjuangan beliau, kita sebagai laki-laki tidak sepantasnya untuk membatasi kegiatan yang dilakukan oleh perempuan tapi itu tetap dengan batasan yang wajar sesuai dengan porsi masing-masing, dan sebagai perempuan bisa lebih menghargai perjuangan yang dilakukan oleh beliau dengan membuktikan bahwa memang benar perempuan itu "bisa" berbuat seprti layaknya laki-laki. Kegiatan yang kami lakukan hanya sebatas mengenakan pakaian kebaya indah dan memberikan pendapat sesuai dengan pertanyaan yang diajukan oleh MC dan sekali lagi tetap dihubungkan dengan peringatan hari Kartini ini.
Banyak kehebohan yang terjadi karena semua dibarengi dengan candaan sehingga semua pegawai yang hadir bisa melupakan sejenak penat yang selalu dialami selama melaksanakan pekerjaan karena beban tanggung jawab yang di emban cukup berat. Bahkan pimpinan tertinggi di kantor bisa tertawa lepas yang biasanya selalu "tegang" kalo dirinya berkumpul dengan rekan-rekan pegawai.
Penulis kurang tahu dan kurang ingat kapan penulis selalu berbuat heboh kalo ada kegiatan yang kayak begini, apakah sejak sekolah ato memang dari sononya begitu. Tapi syukur rekan-rekan yang lain mengerti dengan keadaan ini dan bisa menikmati candaan dan kehebohan yang dibuat. Tulisan dibuat hanya sekedar sebagai pengingat kepada diri penulis bahwa ada kegiatan seperti ini yang pernah penulis ikuti...
Tq n komen dong......
jgn tll baku bahasax,,biar bacanya juga bisa easy n enjoy....
BalasHapushehehe ^_-
ok.. postingan selanjutnya pi baru di coba pke bahasa yang semestinya... hehehe
BalasHapus